BERITA

TNI Siap Pulihkan Sarana dan Prasana yang Rusak Akibat Banjir Garut

Garut,- TNI Siap Pulihkan Sarana dan Prasana yang Rusak Akibat Banjir Garut. Demikian dikatakan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, saat melaksanakan kunjungan kerja. Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau pasca banjir bandang yang melanda di 9 Desa, dari 2 Kecamatan. Yaitu di Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/12/2021).

Hadir Danrem 062/TN, Asintel, Asops dan Aspers Kasdam III/Slw, Danpomdam, Kakesdam, Kapendam III/Slw, Dandim 0611/Garut, Waaslog dan Pabandya Bakti Sterdam III/Slw, Bupati beserta Unsur Forkopimda Kabupaten Garut, Camat beserta Unsur Muspika Sukawening Kabupaten Garut serta Kepala Desa Sukamukti Garut.

Baca Juga   Sari Sundari Jaring Aspirasi Masyarakat Ciwidey, Kabupten Bandung

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan, NI Siap Pulihkan Sarana dan Prasana yang Rusak Akibat Banjir Garut, baik sarana umum maupun rumah dan harta benda penduduk yang terdampak dari musibah banjir bandang tersebut.

“Untuk barang-barang yang masih bisa digunakan akan dibersihkan TNI/Polri dan semua stakeholder terkait dalam memulihkan kondisi pasca banjir bandang ini. Namun, bagi yang rusak parah nanti ada bantuan sebesar 50.000.000 juta rupiah dari pemerintah,” ungkap Mayjen TNI Agus Subiyanto, di Halaman Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Baca Juga   Masa Pandemic, Jawa Barat Tertinggi dalam Penyaluran Pembiayaan Perbankan

Mayjen TNI Agus Subiyanto juga menyampaikan bahwa, Kodam III/Slw telah mendirikan dan mengoperasikan dapur lapangan di tempat-tempat pengungsian. Selain itu dikatakannya, agar warga masyarakat yang terdampak pasca banjir bandang bisa tetap sehat, dalam tahap rehabilitasi akan dimulai melaksanakan pembangunan dan pemasangan pipa air dari mata air menuju ke rumah-rumah warga, sehingga masyarakat dapat menggunakan sebagaimana mestinya.

Tidak Ada Masalah

Untuk wilayah khususnya di Jawa Barat dan Banten, menurutnya, dalam menghadapi musim hujan ini tidak sedikit permasalahan yang ditimbulkan. Sehingga masyarakatpun harus mengerti dari mana timbulnya banjir.

Baca Juga   Maestro Jazz Idang Rasjidi Tutup Usia

Seperti halnya semula itu daerah resapan yang sudah dibangun perumahan ataupun ditanami tanaman. Padahal sebenarnya wilayah tersebut, termasuk wilayah konservasi. Sehingga apabila turun hujan, air hujan akan menyerap.

“Sedangkan yang terjadi saat ini, air langsung mengalir ke sungai, semula sungai tadinya cukup untuk menampung. Sekarang air itu mengalir melebihi kapasitas berakibatkan banjir,” imbuhnya.

Diakhir kunjungannya Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir sebanyak 500 paket sembako. Diserahkan secara simbolis dan diperuntukkan warga yang berada di dua pengungsian yaitu di Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah.***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close