Pastikan Kehandalan Penerapan K3, ASTRA Tol Cipali Gelar Simulasi Tanggap Darurat

Purwakarta, Jawa Barat (3/11) – ASTRA Tol Cipali selaku pengelola Ruas Tol CikopoPalimanan untuk pertama kalinya menggelar Simulasi Tanggap Darurat Kecelakaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dilaksanakan di Area Ex. Gerbang Tol Cikopo KM 77 arah Jakarta. Kegiatan yang merupakan salah satu upaya
memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan juga turut dihadiri oleh PT Pertamina Patra Niaga JBB (PPN), Badan Usaha Jalan Tol bersama dengan Lembaga terkait seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepolisian Wilayah dan Patroli Jalan Raya (PJR) serta mitra kerja ASTRA Tol Cipali.

Baca Juga   BPBD Jabar Bangun Tenda Serbaguna di RS Rujukan COVID-19

Ruas Tol Cikopo-Palimanan yang merupakan urat nadi Trans Jawa menjadi perlintasan kendaraan besar dan kecil terutama industri yang memuat berbagai jenis barang muatan termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Dalam mengantisipasi kejadian luar biasa di Ruas Tol Cipali kali ini, ASTRA Tol Cipali berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga JBB (PPN) menggelar simulasi tanggap darurat dengan skenario terjadinya tumpahan limbah B3 dari kendaraan Pertamina Patra Niaga sehingga terjadi kebakaran mobil tangki.

Kegiatan yang dilakukan sebagai prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Tol Cipali ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan.

Baca Juga   Ridwan Kamil Ajak Sri Sultan Nostalgia ke Bandung
Armada layanan lalu lintas astra tol cipali saat simulasi tanggal darurat

“Pelaksanaan kegiatan simulasi tanggap darurat ini merupakan bentuk kajian Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dengan penanganan kecelakaan limbah di jalur. Melalui kegiatan ini, sinergi dan kesiapan para pihak terlihat sigap dalam penanganan kecelakaan limbah B3 serta meningkatkan pelayanan kepada Penguna Jalan di ruas tol Cipali,” ungkap Agung Prasetyo, Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali.ASTRA Tol Cipali juga mengajak mitra kerja untuk sama-sama menggalakan keselamatan berkendara agar menjadi fokus utama selama berkendara di Ruas Tol Cipali. Dengan kondisi jalan tol yang cenderung lurus, menurut hasil kajian KNKT penyebab mayoritas kecelakaan yang terjadi di Tol Cipali disebabkan fatigue (kelelahan).

Baca Juga   Ridwan Kamil Paparkan Potensi Investasi Jabar kepada Investor Belanda

“Tidak hanya edukasi kepada pengguna jalan saja, kami juga memiliki kewajiban untuk memberikan sosialisasi terkait keselamatan berkendara kepada mitra kerja ASTRA Tol Cipali untuk senantiasa mengutamakan keselamatan,” tambah Agung.

Diharapkan kegiatan simulasi keselamatan berkendara ini akan terus dilaksanakan setiap tahun, sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan sehingga dapat berkendara dengan lancar, aman dan nyaman.

 

(RLS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close