HARI INDONESIA MENABUNG

Ribuan Pelajar Buka Rekening, Total Tabungan Capai Rp. 3,5 Miliar

Bandung, Jawa Barat – Dalam rangka puncak peringatan Hari Indonesia Menabung tahun 2021, Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan webinar yang diikuti oleh Anggota Komisi X DPR RI dan Bupati Kabupaten Bandung.
Dalam webinar bertema ‘Satu Rekening Satu Pelajar, Wujudkan Impian Anak Indonesia’, disampaikan bahwa pembukaan rekening pelajar mencapai sebanyak 10.837 rekening dengan total tabungan senilai Rp 3,5 Milyar. ”Keberhasilan Program KREASI yang diinisiasi oleh OJK tidak lepas dari sinergi yang kuat bersama dengan kementerian/lembaga serta industri jasa keuangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam rangkaian program”, tutur Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono.
Rangkaian program Hari Indonesia Menabung telah dilaksanakan sejak Juli hingga Agustus 2021, dengan berbagai kegiatan meliputi talkshow tentang budaya menabung, podcast investasi yang aman untuk milenial, webinar bersama influencer kepada pelajar dan mahasiswa, serta lomba vlog menabung sejak dini untuk pelajar SD sampai SMA/K di Jawa Barat. Rangkaian kegiatan itu bertujuan meningkatan pemahaman dan akses keuangan bagi pelajar, serta peningkatan inklusi melalui pembukaan rekening. Selain itu, kegiatan edukasi dan sosialisasi keuangan dilakukan juga kepada kurang lebih 5000 peserta dengan sasaran pelajar, tenaga pendidik, orang tua/wali murid serta masyarakat umum di Jawa Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah mengatakan pihaknya mendorong program-program OJK dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. “Kami harapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya menabung sejak dini. Semoga program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan” sambut Najib.
Senada dengan Najib, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga menyampaikan dukungannya kepada OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya bagi pelajar dan tenaga pengajar di Kabupaten Bandung. “Untuk menyukseskan program KEJAR, Kabupaten Bandung juga memiliki program khusus yang diberi nama BEDAS CALAKAN yaitu pemberian beasiswa kepada siswa dan santri. Sementara ini sudah disalurkan beasiswa kepada 1.500 siswa dan santri melalui tabungan pelajar dengan total nominal sebesar Rp. 900 juta dan pemberian insentif kepada guru honorer dan guru ngaji di Kabupaten Bandung’, tutur Dadang.
OJK KR 2 Jawa Barat mengharapkan sinergi antara pemerintah daerah, dinas/kementerian terkait serta stakeholders lainnya dapat terus terjaga dalam upaya peningkatan akses keuangan yang akan dilanjutkan pada program Bulan InklusiKeuangan dengan segmentasi tidak hanya kepada pelajar namun kategori masyarakat lainnya dan dengan berbagai macam produk/jasa keuangan.

(ALN/RLS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close