OJK Kantor Regional 2 Targetkan hingga 10 Ribu Vaksinasi Untuk Pelaku Sektor Jasa Keuangan di Jawa Barat

Bandung, 16 Juni 2021 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung upaya Pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan menggelar vaksinasi massal untuk pelaku sektor jasa keuangan di seluruh Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo yang didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Dirut Bursa Efek Indonesia, Inarno Djayadi, menyaksikan langsung pemberian vaksinasi Covid-19 bagi pegawai di industri jasa keuangan di kawasan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu.

Di waktu bersamaan, secara virtual, Kepala OJK KR 2 Jawa Barat, Indarto Budi Witono, melaporkan kegiatan vaksinasi massal tersebut kepada Presiden RI, Joko Widodo, dimana hari pertama vaksinasi yang dilakukan di kantor OJK KR 2 Jawa Barat diberikan kepada 100 pelaku sektor jasa keuangan dari 44 entitas lembaga jasa keuangan antara lain Bank umum, BPR, dan lembaga pembiayaan. ‘Hari ini ada 17 direktur pak, 9 diantaranya wanita dan telah dilaksanakan dengan baik’, jelas Indarto kepada Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa vaksinasi untuk sektor jasa keuangan dilakukan sebagai upaya mempercepat vaksinasi, sehingga membentuk kekebalan komunal di masyarakat.“Target kita nanti di awal Juli sudah bisa mencapai satu juta vaksin per hari dari sebelumnya 500 ribu. Dengan percepatan ini kita harapkan bisa mengurangi penyebaran Covid-19’, katanya. Presiden mengharapkan percepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan bisa dilakukan di semua daerah sehingga bisa mencapai herd imunity di bulan Agustus ini.

Vaksinasi untuk sektor jasa keuangan disediakan sebanyak 100.000 dimana untuk tahap awal diberikan kepada 10.000 pelaku sektor jasa keuangan di Jakarta dan 1.000 pelaku industri jasa keuangan di sepuluh kota Kantor Regional dan Kantor OJK di daerah yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Banjarmasin, Makasar, Yogyakarta dan Jambi.

Indarto Budi Witono menjelaskan, untuk percepatan vaksinasi OJK KR 2 sudah berkoordinasi dengan Asisten Daerah I Pemdaprov Jabar, Forum Komunikasi Industri Jawa Keuangan (FIJK) Jawa Barat. ‘Jadi kami akan mengoptimalkan ini (vaksinasi), mudah-mudahan dalam waktu 1 hingga 2 minggu kedepan kita bisa melakukan vaksinasi sekitar 5.000 hingga 10.000 insan dari industry jasa keuangan wilayah Jawa Barat’, paparnya.

Indarto berharap seluruh pelaku sektor jasa keuangan di Jawa Barat sudah bisa mendapatkan vaksin dalam waktu dekat ini, agar memiliki imunitas yang baik sehingga dapat melaksanakan pekerjaan pelayanan yang lebih baik lagi kepada konsumen/nasabah jasa keuangan. ‘Kami mohon dukungan dari FIJK untuk menyiapkan data terkait dengan pegawai mana saja yang belum melakukan vaksinasi di semua industry jasa keuangan di Jawa Barat, kami utamakan dan fokuskan vaksinasi pada mereka, tutupnya.

 

(RLS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close