Group CEO Astra Infra, Djap Tet Fa: Kami berkeyakinan trafik akan lebih baik meski ada Larangan Mudik

Senin (3/5/2021) — Lebaran 2021 adalah tahun kedua dimana mobilitas masyarakat untuk mudik dibatasi dengan adanya larangan dari pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran COVID19 yang semakin massif di Indonesia. Kebijakan tersebut tentunya berdampak pada pergerakan masyarakat antar wilayah, kecuali angkutan logistik dan kelompok kendaraan yang tidak termasuk dalam pembatasan pergerakan. Kondisi ini menimbulkan fenomena baru dimana ada masyarakat yang memilih waktu mudik lebih awal atau masyarakat memilih merayakan Lebaran dengan aktivitas silaturahmi di dalam wilayah aglomerasi.

Group CEO Astra Infra, Djap Tet Fa

ASTRA Infra menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang melarang mudik bagi seluruh masyarakat meski hal tersebut berdampak pada penurunan pendapatan tol sebesar 25 persen. ‘Kami memproyeksi memang pada tanggal 6-17 Mei itu akan signifikan terkoreksi, karena memang cukup banyak penyekatan yang akan dilakukan. Akan tetapi bulan Mei masih memiliki hari setelah tanggal 17, ungkap Group CEO Astra Infra, Djap Tet Fa, dalam press conference virtual pada Senin (3/5/2021). Lebih jauh Djap mengatakan, pihaknya tetap bersyukur karena jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini masih lebih baik untuk performance ASTRA Infra. ‘Kuartal I 2021, konsesi jalan tol ASTRA Infra Grup mengalami kenaikan pendapatan sebesar 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan ini sudah termasuk kontribusi dari jalan tol Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,7 km. Jadi tahun ini ASTRA Infra berkeyakinan trafik akan lebih baik dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.

KAMPANYE SILATURAHMI SEHAT
Lebaran tahun ini ASTRA Infra mengkampanyekan Silaturahmi Sehat, salah satunya menerapkan inovasi berupa struk digital bagi pengguna jalan tol agar tetap sehat dan terhindar dari virus Covid-19. Struk Digital berlaku di Ruas Tol Tangerang-Merak, Tol Cikopo-Palimanan dan Tol Jombang-Mojokerto. CEO TollRoad Business Group, Kris Ade Sudiyono mengatakan, Inovasi ini diharapkan menumbuhkan budaya baru bagi masyarakat untuk membiasakan diri dengan digitalisasi sebagai salah satu upaya mitigasi penyebaran Covid-19. ”Untuk mendukung silaturahmi sehat pengguna jalan tol saat Lebaran, ASTRA juga telah menyediakan 14 rest area tipe A dan 12 rest area tipe B yang ramah, aman, nyaman dan tentunya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat’, tambah Kris. Tidak hanya sebagai tempat singgah istirahat dan beribadah, pengguna jalan juga dapat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sembari menikmati kuliner dan budaya khas daerah.

Untukmendukung kelancaran lalu lintas selama larangan mudik Lebaran, ASTRA Infra juga menyiapkan layanan operasional termasuk armada layanan lalu lintas, layanan transaksi dan petugas operasional. Total Armada Layanan Lalu Lintas yang dipersiapkan sebanyak 33 mobil patroli, 9unit rescue, 18 ambulance dan 26 Patroli Jalan Raya (PJR). Bagi pengguna jalan tol yang memerlukan informasi maupun bantuan saat di jalan tol, ASTRA Infra juga memastikan bahwa petugas call center selalu siaga 24 jam.

(ALN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close