NEWS

PP Muhammadiyah Bertemu Presiden Jokowi, Ini yang Dibahas : Okezone Nasional

JAKARTA – Jajaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (21/10/2020). Hadir dalam pertemuan tersebut dari PP Muhammadiyah Ketua Umum Haedar Nashir, Sekretaris Umum Abdul Mu’ti, dan Ketua Majelis Hukum dan HAM Sutrisno Raharjo. Sementara Presiden didampingi Mensesneg Pratikno dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Abdul Mu’ti memberikan bocoran hal-hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan, Jokowi menjelaskan secara panjang lebar terkait latar belakang, materi, dan peran strategis dalam peningkatan ekonomi di Indonesia.

“Presiden juga menegaskan sikap dan pandangan terkait banyaknya kritik dari masyarakat. Terhadap kritik tersebut, Presiden menegaskan posisinya yang tidak akan menerbitkan Perppu, tetapi membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk kemungkinan merevisi materi UU Cipta Kerja yang bermasalah,” ujar Mu’ti dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, Presiden mengakui komunikasi politik antara pemerintah dengan masyarakat terkait UU Cipta Kerja memang kurang dan perlu diperbaiki.

Sementara itu, Haedar Nashir mengapresiasi sikap Presiden dan keterbukaan berdialog dengan PP Muhammadiyah dan berbagai elemen masyarakat. Terkait UU Cipta Kerja, PP Muhammadiyah menyampaikan catatan dan masukan tertulis yang diserahkan langsung kepada Presiden.

Baca Juga : Moeldoko: Semua Ditegur Presiden, Komunikasi Publik Kita Sungguh Sangat Jelek

“Untuk menciptakan situasi yang tenang dan kemungkinan perbaikan, PP Muhammadiyah mengusulkan agar Presiden dapat menunda pelaksanaan UU Cipta Kerja sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Di Indonesia, terdapat beberapa UU yang ditunda pelaksanaannya karena berbagai alasan misalnya kesiapan, penolakan dari masyarakat, dan berbagai alasan lain. Terhadap masukan tersebut, Presiden menyatakan akan mengkaji dengan saksama.

Baca Juga : Presiden Jokowi Belum Tanda Tangani UU Cipta Kerja

(erh)

Okezone

Show More

Related Articles

Close