NEWS

Hari Ini Pesepeda Masih Mengarah ke HI, Ini Penjelasan Kadishub DKI : Okezone Megapolitan

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta meniadakan Kawasan Khusus Pesepada (KKP) di seluruh titik Ibu Kota. Hal itu dilakukan sejalan dengan adanya kebijakan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 14 September 2020.

Peniadaan Kawasan Khusus Pesepada sudah dilaksanakan sejak minggu kemarin atau tepatnya, 13 September 2020, sehari sebelumnya berlakunya kebijakan PSBB ketat.

Pagi ini, Minggu (20/9/2020) seluruh titik yang biasanya menjadi Kawasan Khusus Pesepeda kembali ditiadakan. Kendati demikian, pantauan Okezone masih ada warga peseda yang mengarah atau melintas di Bundaran HI.

Namun Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan tidak ada kepadatan di Bundaran HI. Ia mengaku terjun langsung ke lokasi untuk mengantisipasi adanya keramaian.

“Hari ini tidak terjadi keramaian di Bundaran HI. Saya di lokasi,” kata Syafrin saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (20/9/2020).

Jajaran petugas Dishub, Kepolisian, hingga TNI diterjunkan ke Bundaran HI untuk mengawasi masyarakat yang memang berolahraga di kawasan tersebut. Jika ada yang melanggar protokol kesehatan, petugas akan langsung menegur.

“Iya tadi operasi yusrisi. Operasi yustisi kami lakukan setiap hari,” ucapnya.

Sebelumnya, Syafrin sempat menjelaskan bahwa Kawasan Khusus Pesepeda ditiadakan untuk menekan angka penularan virus corona di Jakarta. Angka kasus konfirmasi positif corona di Jakarta masih menjadi yang tertinggi dibanding daerah lainnya, yaitu di atas 1.000 kasus.

“Seiring dengan peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta, maka pelaksanaan Kawasan Khusus Pesepeda mulai tanggal 13 September 2020 ditiadakan. Diimbau bagi warga yang ingin berolahraga agar tetap menjaga kebugaran, untuk dapat berolahraga di rumah masing-masing,” jelas Syafrin.

Secara lebih khusus, Syafrin kembali menegaskan hal yang tidak boleh disepelekan masyarakat adalah berkerumun karena dapat menjadi sumber penularan. Kata Syafrin, tetap di rumah masih menjadi pilihan terbaik untuk saat ini.

“Hindari berkumpul/kongkow-kongkow yang menimbulkan kerumunan. Tetap laksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ingat dan laksanakan 3M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan,” terang Syafrin.

Baca Juga: 45 Jenazah Dimakamkan dalam Sehari, Gubernur Anies Tinjau TPU Pondok Ranggon

Adapun Kawasan Khusus Pesepeda yang ditiadakan ada di 10 lokasi sebagai berikut :

Jakarta Pusat :

a. Jl. Gajah Mada

b. Jl. Hayam Wuruk

c. Jl. Benyamin Sueb

Jakarta Barat :

a. Jl. Gajah Mada

b. Jl. Hayam Wuruk

Jakarta Utara :

a. Jl. Danau Sunter Selatan

b. Jl. Benyamin Sueb

Jakarta Timur :

a. Jl. Raya Raden Intan

b. Jl. KBT Sisi Utara

Jakarta Selatan :

a. Jl. Layang Non Toll Antasari

Okezone

Show More

Related Articles

Close