BPJS Kesehatan Targetkan 2019 Jabar UHC

Ekonomi 00027X

Bandung, -- Untuk mencapai target Universal Health Coverage (UHC) pada 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan menggandeng Kejaksaan Tinggi.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison mengatakan,  kerjasama dengan menggandeng pihak kejaksaan ini menurutnya perlu dilakukan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah seperti kepatuhan masyarakat untuk menjadi peserta JKN-KIS, maupun proses collecting premi.

“Kita bisa bergandengan tangan agar program ini bisa maksimal, apalagi saat ini sudah ada inpresnya” Ujar Edison kepada wartawan saat ditemui di Bandung belum lama ini.

Terkait dengan proses collecting premi, sambungnya, untuk pembayaran premi kategori peserta mandiri, angka kolektivitasnya tercatat baru 51 persen. atrinya, tegas Edison, ada sekitar 49 persen yang belum rutin membanyar.

“meski dari sisi kepesertaan mandiri jumlah pesertanya naik, tapi ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami” ujarnya.

Edison menambahkan, sedangkan untuk kepatuhan peserta lain cukup baik termasuk program jamkesmas yang ditanggung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ataupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Beberapa kabupaten/kota sudah menganggarkan sesuai dengan ketentuan, bahkan sejumlah perusahaan kepatuhannya sudah mencapai angka sekitar 99 persen” Pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Herman Dinata Miharja menyatakan, pencapaian kinerja program JKN-KIS di Kota Bandung sangat memuaskan. Saat ini, jelasnya, jumlah peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai 2,1Juta Jiwa, artinya, capaiannya sudah mencapai sekitar 90 persen dari jumlah penduduk di Kota Bandung.

“Semoga saja sebelum akhir tahun 2017, kota Bandung sudah  bisa UHC, kami sedang mengupayakan segala sesuatunya dan mencocokkan kembali jumlah kepesertaan, karena syarat UHC yakni 95 persen jumlah penduduk kota Bandung terkaver oleh program BPJS Kesehatan” Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam