Menteri BUMN Uji Coba KA Bandara

Ekonomi 00027X

Bandung,-- Sejumlah persiapan terus dimatangkaan jelang dioperasikannya KA Bandara pada 1 Desember 2017 mendatang. Termasuk melakukan uji coba oleh Menteri BUMN, Rini didampingi oleh Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin,  Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro,  Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto, Plt Dirut Inka Mohamad Nur Sodiq, dan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq dan Direktur Utama PT Len Railway Systems Dewayana Agung Nugroho

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang terlibat langsung dalam proyek tersebut, PT Len Industri (Persero) berperan secara keseluruhan dalam sistem persinyalan, baik pada desain sistem, integrasi, engineering, instalasi serta tes & commisiong hingga KA Bandara dapat berfungsi dengan baik.

“Kita melalui anak perusahaan Len, yakni PT Len Railway Systems, mengerjakan persinyalannya meliputi Stasiun Batu Ceper – Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Kita mendapatkan kontrak pekerjaan ini sejak Februari 2016 untuk menyelesaikan jalur St. Batu Ceper – St. Basoetta” Ujar Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin dalam keterangan resminya (29/11)

KA Bandara Soekarno-Hatta, terangnya, terdiri  dari 10 trainset dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap harinya. KA Bandara ini dilengkapi berbagai fasilitas yang ada di stasiun dan selama perjalanan. 1 (satu) trainset terdiri dari 6 kereta yang mampu mengangkut 272 penumpang.

Nantinya, Imbuh Zaky, KA Bandata akan melayani penumpang di 5 Stasiun, yaitu: Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Keberangkatan kereta adalah setiap 30 menit sekali dari St. Sudirman Baru dan Stasiun Soekarno-Hatta. Jadwal keberangkatan dimulai pukul 03.00 WIB dini hari hingga 23.00 WIB dengan waktu tempuh 40-50 menit

Zaky menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang menggarap sejumlah fasilitas operasional proyek urban transport dengan skema multiyears seperti LRT Palembang yang menghubungkan Stadion Jakabaring ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan Commuter Lines Jabodebek (LRT) yang menghubungkan Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur serta Cawang-Duku Atas.

“Selain Skytrain atau Autimatic People Mover Systen (APMS) Bandara Internasional Soekarno Hatta, juga sedang di garap LRT Jakarta Koridor I yang menghubungkan Kelapa Gading ke Velodrome” Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam