PLN Dukung Penuh Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Ekonomi 00026X

Bandung, -- Sebagai salah satu bentuk dukungan dari PLN untuk mensukseskan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat, saat ini Badan Usaha Milik Negara tersebut tengah mengembangkan stasiun penyedia listrik umum (SPLU).

“Penggunaan energi yang bersih dan ramah lingkungan harus mendapat dukungan maksimal dari semua pihak. Penggunaan energi baru dan terbarukan ini juga merupakan salah satu pengembangan prioritas bagi PLN” Ujar General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana di sela sela Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) IX bersama PLN di Politeknik Negeri Bandung, Kamis (23/11)

SPLU ini, sambung iwan, diharapkan dapat melayani kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum seperti palaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) atau pedagang kaki lima (PKL) serta mencegah pencurian listrik yang membahayakan.

“Pengoperasian SPLU mengadopsi sistem prabayar. masyarakat mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan” terang iwan.

Lebih jauh iwan mengatakan, SPLU sendiri terbagi menjadi dua tipe, yaitu tipe hook yang dapat ditemui di tiang-tiang milik PLN, dan tipe standing yang menjadi suatu bangunan tersendiri. SPLU tipe hook terdiri dari 2 kWh Meter dan setiap meter memiliki daya 5.500 VA sedangkan SPLU tipe standing terdiri dari 4 kWh Meter.

“Daya dari masing-masing kWh Meter tersebut juga bisa ditingkatkan menjadi 11.000 VA. Dengan kapasitas daya tersebut, SPLU mampu menyuplai listrik untuk charging kendaraan listrik yang memiliki daya bervariasi antara kisaran 500 –2.500 Watt.” Ungkapnya.

 Masyarakat, imbuhnya, dapat meminta kepada PLN untuk memasangkan SPLU di lokasi yang diinginkan agar kebutuhan energi listriknya dapat terpenuhi,

“termasuk (memasangkan SPLU) sebagai charging station kendaraan listrik yang akan lebih pas bila diletakkan di tempat parkir”. 

Iwan menambahkan, Melalui kegiatan ini, (KMLI IX) kami sampaikan pada para penggiat, pemerhati dan komunitas Kendaraan Listrik bahwa PLN siap mendukung Pengembangan Kendaraan Listrik baik itu dari segi pasokan daya, sarana prasarana dan lainnya.

“pokoknya kita siap. Untuk itu yang terpenting kesiapan SDM di Indonesia untuk menyerap dan mengembangkan kendaraan listrik yang paling siap dikonsumsi masyarakat,” Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam