Ridwan Kamil saat menerima SK dukungan dari DPP PPP untuk maju dalam kontestasi Pilkada Jabar, di kantor Bapilu DPP PPP Jl. Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Selasa, 24 Oktober 2017.

PPP Resmi Dukung, Ridwan Kamil Kantongi Tiket Menuju Jabar 1

Politik 00037X

JAKARTA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengusung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur  pada  Pilkada Jabar 2018.  Dukungan secara resmi dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat  Partai Persatuan Pembangunan  (DPP PPP)  yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Romahurmuzy, kepada Ridwan Kamil  di  kantor DPP PPP di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa malam, 24 Oktober 2017.

Rilis yang diterima redaksi, Romy sapaan akrab Ketua Umum DPP PPP mengatakan, pilihan PPP jatuh kepada  Ridwan Kamil berdasarkan hasil survei yang bagus, keberhasilan selama memimpin Bandung lebih menonjol, dan ada sentuhan agamis, dimana masyarakat  Jabar mayoritas etnis Sunda yang butuh kelengkapan. “Dukungan PPP berangkat  dari hasil survei terakhir dan setelah kami berkonsultasi dengan majelis tinggi PPP dan ulama, akhirnya PPP menetapkan Kang Emil dan  Bupati Tasikmayala UU Ruzhanul Ulum sebagai calon Gubernur dan wakil Gubernur Jabar," tutur Romy.  

Sementara itu, Ridwan Kamil mengaku bahagia dengan dukungan tersebut, sehingga dirinya resmi melenggang   sebagai calon gubernur periode 2018 -2023 karena telah mengantongi tiket untuk maju di kontestasi Pilkada Jabar. 

"Alhamdulillah, saya menjadi calon pertama yang kursinya sudah genap. Ini sangat  mengharukan  saya mendapat kepercayaan dari sahabat PPP. Saya "  kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Sebelumnya santer tersiar kabar PPP akan bergabung ke Poros Baru bersama Partai Demokrat dan PAN. Karenanya,  pada Minggu,  22 Oktober 2017, Ridwan Kamil menemui  pimpinan partai berlambang Kabah itu. Dalam pertemuan yang berlangsung hinngga dini hari, disepakati  PPP mengusung Ridwan Kamil sebagai kandidat Jabar 1.

 

Bupati Tasikmalaya resmi dampingi Ridwan Kamil

Uu Ruzhanul Ulum yang merupakan kader PPP dan saat ini menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, dalam deklarasi semalam ditetapkan juga sebagai calon wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil. "Pasangan Kang Emil dan Kang Uu merupakan kombinasi santri dan intelektual," ucap Romy.  Meski demikian, pihaknya tetap membuka komunikasi dengan partai lain yang ingin bergabung dalam koalisi ini. "Semakin banyak dukungan akan semakin baik," ujarnya. 

Uu yang ditunjuk sebagai cawagub menyatakan dirinya berterima kasih  atas amanah partai. “.Saya sudah komunikasi lama dengan Kang Emil. Saya juga sudah faham dengan program-program beliau dan akan terus menjalin komunikasi," kata Uu. 

Sementara itu, terkait penunjukkan Uu Ruzhanul Ulum sebagai pendampingnya, Emil terlebih dahulu telah mensosialisasikan hal tersebut dan berembuk dengan partai lain. "Kalau partai lain cocok, mari bergabung, kami membuka diri terhadap partai lain," kata Emil. 

 

Tiket Emil menuju Jabar 1

Dengan tambahan sokongan dari PPP yang mempunyai 9 kursi di DPRD Jabar, maka Ridwan Kamil memenuhi syarat sebagai Calon Gubernur yang telah diusung beberapa partai  dengan minimal  20 kursi di DPRD Jabar. Sebelumya Partai Nasdem yang memiliki 5 kursi dan PKB 7 kursi sudah lebih dulu  mengusung Ridwan Kamil.

Kepastian dukungun  dari PPP yang dideklarasikan semalam, sekaligus menempatkan Ridwan Kamil sebagai  pemegang tiket pertama dalam kontestasi Pilkada Jabar. Sebab, beberapa nama yang selama ini disebut – sebut bakal  mencalonkan diri sebagai gubernur sampai saat ini masih menunggu pinangan dari partai politik. (ALN)

 


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam