Anggaran Pilkada Serentak 2018 Capai Puluhan Triliun Rupiah

Peristiwa 00037X

Jakarta, -- Sebanyak 17 Provinsi, 115 Kabupaten dan 39 Kota se Indonesia akan melaksanakan pilkada serentak pada 2018 mendatang. Pesta demokrasi serentak ke tiga kalinya ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

 

“Perlu ada perhatian khusus dari penyelenggara Pilkada terhadap distribusi logistik pengamanan. Khususnya terhadap daerah penyelenggara Pilkada yang memiliki cakupan luas wilayah pengamanan besar, tantangan kondisi geografis, tinggi, aktivitas distribusi logistik, dan cakupan daerah wilayah kerja yang luas, seperti di Provinsi Papua” Ungkap Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI Sumarsono dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakonas) Persiapan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di Jakarta. Senin (23/10)

 

Untuk pengamanan selama pilkada serentak 2018, imbuh sumarsono, pihak keamanan yang terlibat dalam Pilkada Serentak 2018, yaitu personel linmas di TPS sebanyak 763.633 personel, 163.485 personel Polri, dan 35.5544 personel TNI.

 

“Antisipasinya adanya keterlambatan distribusi dan dan pencurian logistik," ujar Sumarsono

 

Terkait dengan anggaran, sumarsono menerangkan bahwa Total anggaran yang dibutuhkan untuk menggelar Pilkada Serentak 2018 setelah penandatangan NPHD mencapai Rp 15,2 Triliun. Sementara total anggaran setelah penandatanganan NPHD bersama KPU di 171 daerah sebesar Rp 11,9 Triliun. Untuk anggaran setelah penandatanganan NPHD dengan Bawaslu di 106 daerah sebesar Rp 2,9 Triliun. Dan total anggaran setelah penandatangan NPHD di empat daerah dengan TNI/Polri untuk pengamanan Rp 339,6 Miliar (angka sementara).

 

"Angka di atas baru yang tercatat. Nanti kalau semua (NPHD) sudah ditandatangani bisa naik jadi Rp 20 Triliun. Luar biasa. Makanya mudah-mudahan ini (Pilkada 2018) sukses karena harga dari sebuah demokrasi yang harus dibayar negeri ini," Pungkas Sumarsono.


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam