'Humanity of World Moslem', Aksi Kemanusiaan DPU DT

Agama 00063X

Bandung-- Delapan belas tahun DPU Daarut Tauhiid berkiprah di dunia kemanusiaan, Lembaga Amil Zakat Nasional ini sudah mendistribusikan bantuannya ke empat negara yaitu Palestina, Somalia, Myanmar, dan Suriah. Semuanya adalah negeri Islam yang sedang diuji krisis kemanusiaan. Tak hanya mendistribusikan, DPU Daarut Tauhiid juga menerbangkan amilnya untuk melihat secara langsung kondisi di sana.

Somalia, misalnya. Hendra Irawan, Direktur Marketing Komunikasi DPU Daarut Tauhiid, pernah melihat secara langsung kondisi real masyarakat di negara yang terletak di barat Afrika tersebut.

Dalam press conference bertajuk “Humanity of World Moslem” yang berlangsung di Aula kantor pusat DPU Daarut Tauhiid pada Jumat (15/9), Hendra menjelaskan tentang minimnya berita tentang apa yang terjadi di Somalia.

“Sudah tiga tahun lebih Somalia tidak turun hujan. Mereka harus tidur di camp pengungsian dengan suhu minimal 40 derajat,” terang Hendra yang pernah mendistribusikan bantuan untuk Somalia akhir Mei 2017.

Insya Allah, DPU Daarut Tauhiid akan terus mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi membantu saudara sesama muslim. Tidak hanya di Somalia, tetapi juga di negara-negara muslim yang sedang diuji krisis kemanusiaan.

Bangladesh misalnya, dimana saat ini ribuan muslim Rohingya terpaksa mengungsi dari Myanmar akibat blokade militer yang berlangsung negeri Tanah Emas tersebut. Dalam waktu dekat DPU Daarut Tauhiid akan mengirimkan dua perwakilannya ke Bangladesh untuk menyalurkan bantuan yang sudah terkumpul.

 

Bantuan Relawan di Negara Konflik

DPU Daarut Tauhiid menyadari tidak mudah mendistribusikan bantuan di wilayah konflik. Maka dari itu diperlukan bantuan relawan untuk membantu pendistribusian tersebut. Abdillah Onim adalah salah satu relawan DPU Daarut Tauhiid di Palestina.

Melalui Bang Onim, panggilannya, DPU Daarut Tauhiid telah merealisasikan sepuluh program di Bumi Al-Aqsa. Bantuan tersebut diantaranya pembangunan balai kreatif untuk janda, distribusi sembilan bahan pokok (sembako), dan pembangunan masjid di Jalur Gaza.

Begitu pula dengan Suriah. Melalui bantuan relawan di sana, DPU Daarut Tauhiid telah menyalurkan bantuan diantaranya pembangunan infrastruktur, pakaian musim dingin, dan mobil kemanusiaan.

“Kami sadari ini bukan krisis yang mudah diselesaikan. Tapi kalau berbuat bersama-sama dan dengan bantuan Allah SWT, tidak ada krisis yang tidak ada jalan keluarnya. Indonesia sebagi negara mayoritas muslim seharusnya bisa berbuat lebih banyak untuk membangun kepedulian ini. Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang selama ini mempercayakan bantuan-bantuannya kepada DPU Daarut Tauhiid,” kata H. Herman, Direktur Utama DPU Daarut Tauhiid. (rls)

 


BERITA LAINNYA:



BI Jabar Jamin Ketersedian Uang Saat Natal dan Tahun Baru Mencukupi
Pemprov Jabar Himbau Warga Ikuti Imunisasi ORI Difteri
Nilai Gizi dan Ekonomi Tinggi, Ikan Sidat Punya Potensi
Vaksin Indonesia Dibutuhkan di Banyak Negara Islam