Pengamat Politik Asep Warlan : ASN Harus Netral Dalam Pilkada

Politik 00055X

Bandung, -- Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sudah bersiap untuk maju dalan pilkada serentak 2018. Melihat fenomena tersebut beberapa waktu lalu Menteri dalam negeri (mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar ASN mengundurkan diri jika ingin maju dalam Pilkada.

 

Terkait dengan hal tersebut, saat diminta pandangannya, Pengamat Politik dari Universitas Parahiyangan, Prof. Asep Warlan Yusup menyatakan sependapat dengan pernyataan mendagri agar ASN harus netral.

 

“Kalau dari Undang Undang Pemilu, calon saat mendaftar tidak boleh ASN. Ada Undang Undang ASN yang menyatakan bahwa ASN harus netral” Ujarnya saat ditemui dalam acara diskusi politik di Hotel Papandanyan Bandung, Kamis (24/8)

 

Asep menambahkan, dalam UU tersebut ada pasal yang menyatakan bahwa ASN tidak boleh terlibat dalam pemilihan dan pencalonan posisi politik, seperti, walikota atau Gubernur.

 

Yang dikhawatirkan, ungkapnya, ada konflik kepentingan antar proses pemerintaha dan politik yang seharusnya dipisahkan.

 

“ Meski pihak terkait menyatakan dapat membagi waktu dan membedakan antara status ASN-nya dan pencalonannya tetap saja ada sebuah keterikatan dengan politik atau partai politik” Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



Bantu Pengungsi Rohingya, DPU DT Kirimkan 15 Relawan
Petani Kopi Jawa Barat Antusias Ikuti Pelatihan Kewirausahaan
Jabar Resmi Bersaudara Dengan Wallonia, Belgia
Menginjak Usia 26 Tahun, PT Len Industri Terus Perbaiki Kinerja Perusahaan