Tidak Berizin, Satgas Waspada Investasi Hentikan Kegiatan UN Swissindo

Hukum 00056X

Bandung,-- United National World Trust International Orbit ( UN Swissindo) di minta untuk segera menghentikan segala aktivitasnya oleh Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada. Penghentian kegiatan tersebut karena UN Swissindo tidak memiliki izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan Satgas Waspada Investasi bersama Bareskrim Polri dan Bank Indonesia, pada hari Rabu (23 Agustus) telah memanggil pimpinan UN Swissindo, Sugihartono atau yang dikenal dengan Sugihartonotonegoro alias Sino.

 

“Kegiatan yang dilakukan oleh UN Swissindo tersebut tidak benar, karena surat pelunasan yang diterbitkan tidak diakui oleh lembaga jasa keuangan dan voucher yang diberikan juga tidak dapat dicairkan di Bank Mandiri,” Ujar Tongam dalam keterangan resminya, Kamis (24/8).

 

Untuk itu, sambung tongam, Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada seluruh pimpinan UN Swissindo untuk menghentikan kegiatannya dan meminta masyarakat agar tidak mengikuti kegiatan UN Swissindo

 

Lebih jauh tongam mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Sino selaku pimpinan UN Swissindo telah menandatangani surat pernyataan yang berisi: UN Swissindo menghentikan kegiatan yang selama ini telah dilakukan terkait dengan penawaran pelunasan utang kepada masyarakat dan pemberian voucher human obligation VM 1 serta segala kegiatan lainnya yang dilakukan UN Swissindo mulai hari ini (Rabu 23 Agustus) karena tidak memiliki izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sdr. Sino selaku pimpinan UN Swissindo meminta maaf atas segala tindakan yang telah dilakukan yang mengakibatkan keresahan pada masyarakat dan sektor jasa keuangan dan yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.

 

Berdasarkan hal tersebut,  Sino meminta kepada seluruh pimpinan UN Swissindo dan masyarakat agar dapat mengetahui pernyataan ini dan berhati-hati apabila ada penawaran sejenis yang mengatasnamakan UN Swissindo.

 

“UN Swissindo selama ini telah beroperasi di beberapa daerah dan mengaku sebagai lembaga dunia yang bisa mengeluarkan surat pelunasan utang masyarakat kepada lembaga jasa keuangan serta memberikan voucher kepada masyarakat untuk mengambil uang sebesar USD1.200,- atau Rp15.600.000,- di Bank Mandiri” Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



Kebun Binatang Bandung, Lepasliarkan 40 Ekor Burung Jalak Kebo
Donasi Bike to Cook 2017, Dirikan Saung Baca Untuk Warga Cijaringao
KPID Jabar Anugerahi Gubernur Aher Kepala Daerah Peduli Penyiaran
Pemprov Jabar Gelontorkan Ratusan Milyar Untuk Program Sanitasi