Politisi Muda Rizky Mediantoro, Siap Maju dalam Piwalkot Bandung

Politik 00161X

Bandung, -- Populasi anak muda di kota Bandung cukup mendominasi, selain itu juga kota Bandung juga dikenal kreatifitas anak mudanya sehingga tidak jarang menjadi barometer bagi kota kota lainnya di Indonesia.

 

Terkait dengan Pemilihan Walikota Bandung (piwalkot) pada 2018 mendatang, tidak sedikit anak muda yang tertarik untuk terjun dalam dunia politik dan maju dalam piwalkot bandung, seperti hal Rizky Mediantoro seorang aktifis yang ingin memberikan warna dalam piwalkot Bandung 2018 mendatang.

 

“Ya, saya siap maju dalam piwalkot 2018, apalagi dengan dukungan dari partai nasdem yang telah memberikan kesempatan untuk maju. Saya optimis bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk kota kelahiran saya ini” Ujar Kader Internal Partai Nasdem kepada wartawan saat ditemui belum lama ini.

 

Terkait dengan peningkatan elektabilitas dan popularitas, pria yang aktif dalam organisasi gerakan mahasiswa dan pelajar FKPPI ini mengaku punya strategi khusus. Sebagai anak muda, ujarnya, kita memang kerap dipandang sebelah mata. Namun harus diyakini bahwa anak muda adalah ujung tombak perubahan.

 

“Saya ingin jadi pionir membawa perubahan kota Bandung kea rah yang lebih baik, melalui pembangunan manusianya, tidak hanya sekedar sistemnya” Tegas Riszky.

 

Sementara itu, terkait dengan majunya Rizky pada piwalkot 2018 mendatang, Ketua DPC NasDem Kota Bandung, Heri Mos mengatakan, Hal ini menjadi bukti bahwa Nasem memegang peraturan organisasi dengan memberikan kesempatan pada kader (internal) maupun non kader (eksternal). Dengan memiliki empat kursi, imbuhnya, tentu NasDem perlu koalisi dan menjalin komunikasi dengan partai lainnya.

 

“Bagaimanapun kita harus berkoalisi, dan kami punya kader internal muda yang berpengalaman serta dalam kepemimpinannyapun tidak diragukan lagi” Ujarnya.

 

Heri menambahkan, lebih dari 40 persen penduduk kota Bandung adalah anak muda. Sehingga hal in menjadi potensi besar bagi risky untuk memperkenalkan sosok dirinya terutama pada khalayak. Heri berpandangan, usia muda buka menjadi tolak ukur kemampuan seseorang dalam memimpin.

 

"Banyak kota di Amerika bahkan Palestina yang pemimpinnya masih sangat muda, usia 20an. Tapi lihat kepemimpinan mereka cukup mumpuni untuk memegang sebuah jabatan tinggi," pungkasnya


BERITA LAINNYA:



Tampil Di Istana Negara, MB Locomotive PT KAI Tampilkan Lagu Daerah Jabar
Baleno Generasi Keempat, The Complete Hatchback
Sambut HUT RI Ke-72, ITB 77 Luncurkan Buku Korporasi Tangguh Indonesia
Besok, Pemprov Jabar Gelar Apel Besar Hari Jadi Ke-72 Provinsi