Jelang Lebaran, Pengusaha Kuliner Tingkatkan Produksi

Ekonomi 00060X

Bandung, -- Bagi pelaku usaha kuliner khususnya kue kering, moment bulan ramadhan dan Idul fitri menjadi golden time untuk meningkatkan pendapatan. Pasalnya, pada saat itu biasanya terjadi kenaikan permintaan produk.

 

"Setiap momen Ramadan, kenaikan permintaan memang sering terjadi. Untuk memenuhi kebutuhan Ramadan, produksi kami kenaikannya bisa mencapai 20 kali lipat lebih besar daripada kondisi normal," ujar ownerJ & C Cookies Jodi Janitra, saat ditemui belum lama ini di Jalan Bojong Koneng Atas Bandung.

 

Jodi mengatakan, pada Ramadan tahun ini, pihaknya menargetkan produksi sebanyak 450 ribu toples atau sekitar 4.000 toples per hari. Sedangkan di hari biasa produksi berkisar 1.000 toples per minggu.

 

Disinggung mengenai penetrasi pasar diluar negri, Jodi mengungkapkan, pihaknya sudah belasan tahun melakukan pamasaran di singapura dengan sistem pemesan.

 

“Selain pasar nasional, produk kami juga sudah 14 tahun masuk di pasar singapura dan berencana untuk membuka outlet di singapura” harapnya.

 

Jodi menambahkan, untuk pasar dalam negeri pihaknya merangkul distributor-distributor, yang tersebar di banyak titik. Targetnya dalam 2 tahun pihaknya berharap dapat memiliki 143 distributor, sedangkan untuk pasar luar negri selaian di asia, pihaknya berkeinginan untuk meluaskan jaringan pasar ke eropa khususnya Prancis.

 

“Kami ingin menembus Prancis khususnya Paris, karena disana merupakan kiblat kuliner dunia," Pungkasnya.


BERITA LAINNYA:



Sinergi DPU DT dan Karang Taruna Jabar, Galang Donasi Untuk Rohingya
'Humanity of World Moslem', Aksi Kemanusiaan DPU DT
Pesan Khusus Ceu Popong Dalam Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Kolaborasi Pemprov Jabar Dan RZ Peduli Rohingya