Japnas Jabar Dorong Pengusaha Mandiri dan Berdaya Saing

Ekonomi 00116X

BANDUNG - Sejumlah pelaku usaha di Jawa Barat yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), diagendakan mengiuti acara pengukuhan dan pelantikan pengurus Japnas Wilayah Jawa Barat periode 2017-2021. Acara tersebut yang akan digelar di Hotel Savoy Homan pada Kamis (27/4/2017) ini, rencananya akan dihadiri oleh Ketua Umum Japnas Pusat Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Ketua Japnas Wilayah Jawa Barat Iwan Gunawan mengatakan, Japnas merupakan salah satu wadah dari para pengusaha dalam negeri untuk mengembangkan usaha di bidang masing masing. Baik itu para pengusaha yang bergerak dibidang textile, makanan olahan, kuliner, jasa, financial dan lainnya.

Ia mengatakan, jaringan pengusaha nasional memiliki tujuan untuk mendorong para pengusaha dalam negeri bisa lebih berkembang dan memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi tantangan dan persaingan usaha. Terlebih saat ini tingkat persaingan usaha semakin ketat seiring dengan diberlakukannya perdagangan bebas MEA.
 
"Pada Intinya kita mendorong jejaring para pelaku usaha, sehingga mereka bisa lebih mandiri, dan berdaya saing," jelas Iwan, Rabu (26/4).

Dalam hal itu ada beberapa upaya yang akan dilakukan japnas untuk mendorong peningkatan para pelaku usaha, di antaranya dengan meningkatkan jejaring pelaku usaha di jabar baik jejaring secara horisontal (antara para pelaku usaha dengan produk sejenis maupun berbeda), termasuk juga penguatan jejaring secara vertikal, di mana pelaku usaha melakukan jejaring dengan pemerintah, lembaga keuangan dan lainnya.

"Termasuk juga melakukan jejaring secara lateral. Dalam hal ini pelaku usaha perlu melakukan jejaring dari mulai hulu sampai hilir, sehingga bisa mendapatkan akses bahan baku dari sumber produksi dan hilirnya untuk sumber pemasaran," jelas Iwan yang didampingi Tatan Sudjana Bidang keuangan pasar modal dan pengembangan investasi Japnas Jabar.

Hal senada pun diungkapkan Agus Santoso, Ketua Harian Japnas, yang juga merupakan Ketua steering Commitee Pelantikan Pengurus Japnas wilayah Jawa Barat. Dikatakanya, Japnas pun akan mendorong kemudahan bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan berbagai akses, baik itu akses kelembagaan usaha, akses terhadap pemasaran, akses penguatan sdm, penguatan akses tekhnologi, dan akses terhadap pembiayaan.

"Japnas mendorong terjadinya kemitraan antara pelaku usaha, baik itu antara pengusaha besar, pengusaha menengah maupun pengusaha mikro. Diharapkan melalui japnas akan terbentuk simpul simpul jejaring pengusaha di kabupaten kota, provinsi baik di Jabar, Nasional maupun luar negeri, " katanya.

Menurutnya, Japnas akan menjadi instrumen dalam memimalisasi ketimpangan ekonomi. Terutama ketimpangan dan komunikasi antara pengusaha besar, menengah dan mikro.
"Japnas akan meminimalkan ketimpangan itu baik secara makro maupun mikro," katanya.

Selain itu Japnas pun akan menjembatani kebutuhan para pengusaha, baik dalam hal kemudahan akses perijinan usaha, Merk, sertifikasi halal, PIRT, SNI dan lainnya.

"Selama ini para pelaku usaha banyak yang terkendala dengan masalah perijinan dan pembiayaan. Termasuk juga masalah sertifikasi halal, PIRT dan lainnya. Kita akan berupaya supaya itu bisa lebih dipermudah," katanya.

Begitu juga dari sektor pertanian dan peternakan. Japnas pun berkomitment untuk mendorong sektor tersebut. Aplagi potensi sektor pertanian dan peternakan di Jawa Barat cukup besar.

"Potensi disektor perkebunan seperti cengkeh, karet, kakau, kapulaga, sereh, gula aren, dan lainnya sangat besar, dan disektor peternakan pun sama, para peternak domba sapi, dan unggas termasuk disektor holtikutura sayuran sangat besar," katanya.

Oleh karena itulah Japnas berkomitment untuk mendorong potensi potensi ekonomi yang ada di Jawa Barat dan tanah air. Sehingga para pelaku usaha dalam negeri pun memiliki daya saing yang kuat.

"Untuk pengembangan japnas di jabar, Kita akan perkuat dengan membentuk kelembagaan borganisasi dan membentuk cabang japnas di 27 kabupaten kota. Saat ini sudah ada beberapa yang siap, kita akan melakukan proses penjaringan terhadap calon calon ketua japnas di daerah.

Kehadiran Japnas harus seperti oase di tengah gurun pasir yg tandus, sehingga keberadaanya tidak hanya terdengar tapi betul betul dapat dirasakan para pelaku usaha di jawa barat," katanya.


BERITA LAINNYA:



Sinergi DPU DT dan Karang Taruna Jabar, Galang Donasi Untuk Rohingya
'Humanity of World Moslem', Aksi Kemanusiaan DPU DT
Pesan Khusus Ceu Popong Dalam Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Kolaborasi Pemprov Jabar Dan RZ Peduli Rohingya