Laura : Orang Yang Hebat Adalah Yang Bisa Bangkit Saat Terjatuh

Olahraga 00149X

Bandung, -- Keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat dari Laura Aurelia Dinda, seorang atlet renang paralimpik untuk meraih prestasi terbaik. Atlet yang memperkuat Kalimantan Timiur itu, baru pertama kali mengikuti ajang pekan paralimpik nasional (peparnas) XV di Jabar dan mampu memepersembahkan medali perak untuk daerahnya.  

 

Laura sebelumnya adalah seorang atlet renang yang normal dan sudah turun di ajang PORDA. Namun sebuah musibah mengakibatkannya harus duduk di kursi roda. Namun hal tersebut tidak membuatnya patah semangat dan menarik diri dari pergaulan.

 

“Teman-teman saya yang atlet normal sering bertanya ‘Ngapain sih ikutan yang kaya gitu? Kenapa gak berhenti aja,” Ujar Laura menirukan pertanyaan dari rekannya.

 

Laura mengatakan, dulu sempat juga mengalami nge-drop, namun tantangan itu justru dari luar diri sendiri. Tapi karena terus dimotivasi bisa bangkit lagi.

 

“motivasi utama datang dari orang tua sehingga membuat semangat seperti sekarang ini.” Tegas laura.

 

Untuk menjadi seorang atlet, imbuhnya perlu pengorbana besar, terutama dalam hal waktu. Selain berlatih secara rutin selama 1,5 jam sampai dua jam setiap harinya, juga harus berkorban tidak sekolah dengan mengambil cuti satu selama satu semester.

 

“beruntung sekolah mau mengerti dan bersedia memberikan ijin cuti panjang.” Ujarnya.

 

Laura menambahkan, medali bukan satu satunya penghargaan atas prestasi tertinggi. Namun seseorang yang hebat itu bukan yang berdiri saat menang, tapi yang mampu bangkit saat jatuh


BERITA LAINNYA:



Hari Zakat Nasional 2017, Fozwil Jabar Kampanyekan #SayaMuslimSayaBayarZakat
Daop 2 Bandung, Jalankan KA Tambahan Kelas Ekonomi Premium
MES Kota Bandung Ajak Dialog Balon Walikota
Kuota Haji Jabar Bertambah, Pelayanan Jemaah Harus Ditingkatkan