NEWS

Jamaah Haji dengan Keterbatasan Fisik Diminta Wakilkan Lempar Jumrah : Okezone Haji

MAKKAH – Jamaah haji yang memiliki keterbatasan fisik diminta untuk mewakilkan kepada orang lain kegiatan lempar jumrah di Jamarat.

Kepala Satuan Operasi Armuzna PPIH 2019, Jaetul Muchlis memyebutkan, hal tersebut mengingat pada hari itu merupakan puncak kepadatan dan puncak kelelahan para jamaah.

“Jangan memaksakan diri, lempar jumrah bisa dilakukan pada hari tasyrik,” katanya, Minggu (14/7/2019).

Dia menerangkan, Tim Mobile Crisis Satuan Operasi Arafah Muzdalifah Mina (TMC Satops Armuzna) merupakan gabungan dari para petugas haji di bidang perlindungan jamaah, kesehatan, dan tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH).

 

Pihaknya pun melakukan gladi posko dan simulasi pincak haji di pintu masuk menuju Terowongan Mina, Mekkah.

“Tentunya skenario yang kita harapkan adalah bagaimana kesiapan petugas-petugas tim mobile crisis dari tim-tim kecil beberapa unsur yang berada di dalamnya ada perlindungan jemaah dari TNI/Polri, Tim Gerak Cepat TGC dari Kemenkes dengan dokter dan paramedisnya kemudian juga dari tim P3JH Kemenag,” katanya.

TMC, kata dia, akan mengantisipasi seluruh kebutuhan jamaah saat melakukan ibadah pada puncak musim haji yang terpusat di Armuzna selama tiga hari yakni 10-13 Dzulhijah.

“Tim akan mengantisipasi kapan saja siap melakukan pertolongan kepada jamaah yang membutuhkan. Operasional pergerakan tim ini di titik krusial yang ada di sekitar Jumarat,” katanya.

Tim melakukan pergerakan mulai dari Arafah, kemudian menuju Muzdalifah, lalu Mina. Tim ini akan difokuskan di Arafah sebagai tim tanggap darurat, kemudian difokuskan pula di Mina mengingat akan sulitnya pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina.

(wal)

Okezone

Show More

Related Articles

Close
Close