NEWS

LPSK Bakal Tangggung Biaya Medis Korban Penyerangan Teroris di Pandeglang : Okezone Nasional

JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban penyerangan terduga teroris di Pandeglang, Banten. Bantuan biaya tersebut sesuai dengan kewenangan LPSK di Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias saat menyambangi RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kedatangan Susilaningtias ke RSPAD Gatot Subroto awalnya untuk menjenguk Wiranto. Namun, Susilaningtias batal bertemu Wiranto karena sedang istirahat pasca-operasi.

‎”Kami sampaikan ke pihak rumah sakit bahwa kami akan menanggung biayanya terlepas siapapun. karena namanya korban tak terbatas siapa aja ya yang bisa jadi korban,” kata Susilaningtias, Kamis (10/10/2019), malam.

Menurut Susilaningtias, bukan hanya Wiranto yang akan ditanggung biaya pengobatannya. Korban lainnya yakni, Kapolsek Menes, ‎Kompol Daryanto yang juga terluka akan ditanggung biaya pengobatannya oleh LPSK.

“Kami tidak terbatas (memberikan bantuan) karena siapa pun yang menjadi korban, kami tida melihat status para korban ini. Kalau korban, maka kewajiban LPSK adalah untuk segera memberikan bantuan medis, biologis, psycho sosial termasuk juga nanti misalnya memfasilitasi kompensasi,” ucapnya.

Sekadar informasi, Menko Polhukam Wiranto diserang usai melakukan kunjungan di daerah Menes, Purwaraja, Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku yang merupakan jaringan JAD yakni FA dan Abu Rara ‎(RA)

Wiranto ditusuk dibagian perut sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam. Tak hanya Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan ajudan Wiranto juga terluka akibat penyerangan itu. Saat ini, dua terduga pelaku penyerangan telah diamankan pihak kepolisian.

(kha)

Okezone

Show More

Related Articles

Close
Close